CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Kamis, Juli 28, 2011

Catatan Kecil yang Terserak

Avril Lavign – When U’re Gone, baru sadar ternyata lagu ini sangat mirip dengan kisahku.
….
I’ve never felt this way before
Everything that I do reminds me of you
And the clothes you left, they lie on the floor
And they smell just like you, I love the things that you do
When you walk away I count the steps that you take
Do you see how much I need you right now
….

Bait tersebut sangat menyentuhku.
Kamu memang bukan cinta pertamaku, tapi kamu adalah my first boyfriend, dan satu hal yang aku paling banggakan dari rasa ini adalah aku tresno sliramu krono Gusti Allah Ta’ala. Setiap kebaikan yang kau lakukan, aku sangat menyukainya dan selalu berusaha agar bisa sepertimu. Tapi setelah terjadi semua kesalahanku waktu itu, aku tak pernah menyangka akan merasakan sedih yang seperti ini yang belum pernah kurasakan sebelumnya. Aku pancen tresno karo sampeyan, tapi mungkin takarannya terlalu berlebihan sehingga aku sulit menghadapi kenyataan ini. Cukup lama aku terpuruk dalam kesedihan dan penyesalan. Setiap hari, setiap jam, setiap menit, setiap waktu aku teringat dirimu. Setiap akan mengambil keputusan, aku slalu teringat kata-katamu. Semua yang kau lakukan dan katakan aku tetap menyukainya bahkan aku malah sering menerapkan apa-apa yang pernah kau ajarkan padaku sebagaimana kamu lakukan dan katakan dulu. Kau adalah panutan bagiku. Seiring berjalannya waktu, aku berusaha bangkit dan memulai awal baru. Perlahan tapi tidak pasti, aku mulai tenang dan hadapi hidup ini dengan ceria. Aku berbalik berpikir. Mungkin dulu kamu marah karena aku ingkari janjiku, tapi perlu kamu tahu bahwa sekarang akulah yang seharusnya marah, karena kau telah khianati perasaanku dan perasaanmu sendiri. Ragaku memang tidak bisa bersamamu lagi, tapi hati dan ‘katresnan’ ini masih selalu bersamamu.

Ya, itu ceritaku dulu. Ceritaku sekarang, syukuri aja apa yang ada di depan mata, yang lebih mengerti aku dan menyayangi aku dengan tulus.

Jalan-jalan ke Beberapa Pantai di Gunungkidul





Gunungkidul merupakan salah satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta. Di Gunungkidul terdapat berbagai jenis wisata yang sayang jika dilewatkan, salah satunya adalah wisata pantainya yang sangat menakjubkan akan keindahannya. Pada bulan Januari 2011 kemarin saya dan beberapa teman-teman saya memutuskan untuk pergi ke berlibur ke pantai di Gunungkidul ini. Kami mengunjungi cukup banyak pantai di sana, mulai dari pantai yang paling timur, Pantai Wediombo sampai ke pantai sebelah barat, pantai Drini. Dengan menggunakan motor kita semua bisa menikmati beberapa pantai berikut, dengan urutan kunjungan dimulai dari pantai Wediombo, Pantai Siung, Pantai Indrayanti, Pantai Sundak, dan terakhir Pantai Drini. Saran aja buat yang mau kesana yang belum tau, kalau mau ke Pantai Wediombo jangan lewat pintu masuk arah Pantai Baron. Kemarin karena kita semua belum ada yang tau, asal berangkat aja, kita salah pilih urutan liat pantainya. Kita masuk lewat pintu masuk arah Pantai Baron tetapi kita putuskan untuk liat pantainya dimulai dari timur dari yang peling terjauh yaitu Pantai Wediombo dulu. Karena kurangnya pengetahuan jadinya pemborosan bensin dan uang pembayaran tiket masuk. Ternyata di jalan sebelah timur Pantai Indrayanti itu ada pos pintu masuk untuk deretan Pantai Indrayanti, Pantai Krakal, Pantai Drini, Pantai Kukup, dan Pantai Baron. Jadi setelah jauh-jauh ke timur kita harus balik lagi ke barat dan bayar tiket masuk lagi (kecuali bias menunjukan tiket masuk yang dari pintu barat arah Baron). Puas mengunjungi beberapa pantai kita semua pulang karena waktu sudah petang. Dalam perjalanan pulang tidak sampai di sini saja keindahan Gunungkidul itu berakhir. Di tempat yang dinamakan Bukit Bintang saya berhenti untuk melihat keindahan gemerlap kota Jogja dari atas jalan Gunungkidul.
Bagi anda yang suka pantai gak akan rugi dah liat pantai-pantai yang ada di Gunungkidul. Saya saja masih penasaran, ada rencana berikutnya untuk meliat pantai yang sebelah barat yaitu Pantai Ngobaran dan Pantai Ngrenehan. Perjalanannya memang cukup menantang dan butuh ekstra kehati-hatian bagi anda yang tidak terbiasa berkendara di daerah pegunungan.

Pantai andalan Kulon Progo





<!--[if gte mso 9]> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE Kulon Progo merupakan satu kabupaten di Yogyakarta yang letaknya paling barat. Di Kulon Progo ada satu pantai yang menjadi andalan kabupaten ini, yaitu Pantai Glagah. Pantai ini banyak mengalami perkembangan dengan dibangunnya pemecah ombak dan pelabuhan. Wisata di Pantai glagah ini ada beberapa tempat yang masing-masing mempunyai daya tarik tersendiri. Dari pintu masuk utama sebelah timur, setelah pintu masuk sebelah kiri jalan ada pelabuhan. Berjalan ke arah selatan setelah jalan menikung, kiri jalan terlihat pemecah ombak membentang ke laut dengan gagahnya. Di dekat pemecah ombak, sebelah baratnya terdapat Laguna dengan kapal-kapal yang siap mengantar anda berkeliling laguna. Dari jalan dekat pemecah ombak ini ke barat ada kebun buah naga yang siap menjadi oleh-oleh anda sepulangnya nanti. Dari kebun ini berjalan lagi ke arah barat, nah sampailah kita di Pantai Glagahnya. Dari Pantai Glagah ini ke barat terus akan menjumpai pantai lagi yaitu Pantai Congot. Di Pantai Glagah ini juga banyak diadakan event-event seperti lomba dayung dan festival layang-layang. Fasilitas di pantai ini juga cukup lengkapseperti warung makan dan penginapan. Bagi kalian para mahasiswa yang ingin melakukan makrab bisa terfasilitasi, bagi keluarga yang mau mengadakan pertemuan keluarga besar juga bisa. Puenak dah pokokknya… ^_^